MESIN PENCARI

TITIK HENING: MEDITASI TANPA OBJEK, J. Sudrijanta, S.J.

Meditasi adalah pengakhiran total dari apa saja yang dikenal. Ketika apa saja yang dikenal runtuh dan batin berada dalam Titik Hening, maka Sesuatu Yang Lain, Yang Tak Dikenal, Yang Tak-Terbatas muncul. Bagaimana pengakhiran total terjadi hingga batin mencapai Titik Hening? Itulah tantangan dalam meditasi. Pembaca akan mengambil banyak manfaat dari buku ini untuk belajar bagaimana membangkitkan kesadaran meditatif melalui Meditasi Tanpa Objek sebagai pintu pencerahan.

Kesadaran meditatif dalam Meditasi Tanpa Objek (MTO) berbeda dari kesadaran meditatif dalam Meditasi dengan Objek (MO). Kesadaran meditatif dalam MO masih bekerja dalam lingkup pikiran/ego/diri yang halus. Sebaliknya, kesadaran meditatif dalam MTO bekerja di luar pikiran/ego/diri. Kesadaran meditatif dalam MO masih dipengaruhi oleh doktrin, kepercayaan, atau konsep-konsep teologis, filosofis atau metafisik yang dibatinkan dalam diri si pemeditasi. Sementara kesadaran meditatif dalam MTO melampaui doktrin, kepercayaan, dan intelek.

Dalam MO, ada banyak kebenaran menurut doktrin yang berbeda-beda dan ada banyak jalan untuk mencapainya. Dalam MTO, kebenaran doktrinal bukanlah kebenaran sejati. Tidak ada jalan untuk mencapai kebenaran sejati. Kalaupun ada, jalan itu tidak lain adalah kesadaran meditatif yang melampaui kesadaran pikiran.

Buku yang berisi 40 dialog dan 16 testimoni tentang meditasi ini sangat bermanfaat bagi siapa saja yang tergerak melakukan pencarian spiritual yang lebih dalam melalui meditasi.

INFO BUKU

Judul: Titik Hening: Meditasi Tanpa Objek
Penulis: J. Sudrijanta, S.J.
Penerbit: Kanisius
Edisi: Cetakan Keempat, 2015
Halaman: 207
Ukuran: 13 x 20 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 200/Sud/t
Harga: Rp. 38.000

No comments:

Post a Comment