MESIN PENCARI

MENINGGALKAN KEANGKUHAN, BERSAHABATKAN KEBERHASILAN, MEMASUKI KEHENINGAN, Gede Prama

Tidak ada kekeliruan, yang ada hanyalah pelajaran-pelajaran.
Tidak ada kebetulan, yang ada hanya makna yang belum ditemukan.
Tidak ada kesedihan, yang ada jiwa yang sedang bertumbuh.
Tidak ada ketakutan, hanya suara guru dari dalam.

Demikianlah kehidupan dicoba dilihat oleh Gede Prama dalam buku Meninggalkan Keangkuhan, Bersahabatkan Keberhasilan, Memasuki Keheningan ini. Sifat buku Meninggalkan Keangkuhan, Bersahabatkan Keberhasilan, Memasuki Keheningan ini sebagai tumpukan hasil wawancara berbagai media (dari Kompas, Tempo, Senior, Nirmala, Gatra, Warta Ekonomi, sampai Eksekutif) dengan Gede Prama membuatnya jadi unik. Terutama Karena ide dan sosok Gede Prama diungkapkan secara multiperspektif (dalam sudut pandang maupun cara pengungkapan).

Memulai hidup didorong oleh kesombongan, ditarik olah keberhasilan, kemudian berbelok masuk kedalam keheningan. Semuanya membuat buku Meninggalkan Keangkuhan, Bersahabatkan Keberhasilan, Memasuki Keheningan ini jadi bahan-bahan kaya akan perenungan kehidupan.

Higher awarenes, deeper relaxation, itulah yang terasa setelah merenung dalam di atas tumpukan pengalaman buku Meninggalkan Keangkuhan, Bersahabatkan Keberhasilan, Memasuki Keheningan ini.

Sejak awal berkarya, Gede Prama memang pengagum alam. Gunung dan samudra adalah salah satu sumber inspirasi Gede Prama Kedua-duanya jadi menjulang tinggi maupun luas daalam tidak terkira karena menerima saja apa yang datang. Gunung jadi tinggi karena menerima apa saja tumpukan batu yang datang tanpa bertanya, apalagi menolak. Samudra jadi meluas karena menerima saja air yang datang tanpa banyak membedakan dan berdebat. Seperti berbicara pelan meyakinkan: penerimaan kehidupan adalah awal pembebasan! Ini juga yang membuat Gede Prama berhenti didikte kesombongan, tidak lagi lapar akan sebutan keberhasilan, dan dengan merunduk memasuki wilayah-wilayah keheningan. Ia sekarang kebanyakan tinggal di desa tempat lahirnya, Desa Tajun, Bali Utara, bersama istri dan seorang putra bungsunya.

INFO BUKU

Judul: Meninggalkan Keangkuhan, Bersahabatkan Keberhasilan, Memasuki Keheningan
Penulis: Gede Prama
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Edisi: 2006
Halaman: xv + 296
Ukuran: 15 x 23 x 1.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 200/Pra/m
Harga: Rp. 70.000

No comments:

Post a Comment