MESIN PENCARI

KONVENAN INTERNASIONAL HAK SIPIL DAN POLITIK, Ignatius Haryanto dkk

Dibutuhkan waktu beratus tahun dan sekian banyak upaya untuk mewujudkan cita-cita hak asasi manusia, khususnya hak sipil dan politik. Sejak Magna Charta dideklarasikan di Inggris pada 1215, pengakuan atas hak-hak paling dasar warga negara baru berlaku secara luas sekitar 750 tahun kemudian, pada 16 Desember 1966, saat Konvenan Internasional Hak sipil dan politik ditetapkan. Sejak itu dinubuatkan hubungan antar warga dan negara tak lagi semata-mata dasar kekuasaan, terlebih yang sewenang-wenang, tapi penghormatan yang tinggi pada hak dan perannya masing-masing.

Bila demikian, mengapa Indonesia belum juga meratifikasi Konvenan itu? Adakah keraguan pemerintah dalam melaksanakan berbagai kewajiban dalam perjanjian internasional itu? Seberapa jauh masyarakat, khususnya media, dapat berperan?

INFO BUKU

Judul : Konvenan Internasional Hak Sipil dan Politik
Penulis : Ignatius Haryanto dkk
Penerbit: LSPP
Edisi: 2000
Halaman: 102
Ukuran : 10.6 x 16.8 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bakas/Koleksi Pribadi
Harga: Rp. 35.000
Call No: 070/Har/k

No comments:

Post a Comment